Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Halo Travelers. Telah pada sempat berjalan-jalan ke eropa belum juga ya? Sepertinya sich telah banyak yang seringkali jalan ke eropa ya. Seperti yang kita kenali, liburan ke eropa itu memerlukan biaya yang begitu banyak. Terlebih jika kalian liburan dengan keluarga, banyak biaya yang juga akan di keluarkan seumpama Visa kunjungan serta ticket pesawat. Pemecahannya apa? Nih miliki langkah daftar togel online yang pas untuk kalian yang ingin rasakan situasi eropa. Kalian tinggal berjalan-jalan ke Thailand saja.

Tentu kalian pada bertanya-tanya deh.

Mengapa mesti ke Thailand?

Itukan negara Asia Tenggara? Di mana eropanya?

Tenang saja travelers, di Thailand yang notabene yaitu negara tetangga Indonesia, mempunyai obyek wisata di Hua Hin yang bernama Santorini Park.

Santorini Park bukannya di Yunani ya?

Yap benar sekali, Santorini Park memanglah ada di benua eropa persisnya di Yunani. Namun di Hua Hin Thailand, kalian bisa temukan obyek wisata Thailand yang betul-betul serupa dengan Santorini Park yang ada di Yunani. Tempat yang berada sekitaran 20 Km dari Bangkok ini tawarkan keindahan eropa ala Yunani.

Satu obyek wisata favorite turis asing ini sesungguhnya yaitu satu komplek taman bermain yang memiliki topik dari sebagian negara. Bukan sekedar seperti di Yunani, di lokasi Santorini Park ada banyak topik sekali lagi seperti little Venice ala Italy serta Camel Ride yang bergaya Maroko.

Duh sebelumnya ulas Santorini Park selanjutnya. Mending kita ulas dahulu deh wisata Thailand itu ada apa sajakah. Terlebih untuk kalian yang baru tiba di Bangkok.

Kita juga akan memberi input apa ajasih yang dapat kalian kerjakan di hari pertama kalian tiba di negara Gajah Putih ini.

Baca Juga : Jalan Jalan Ke Lombok

Simak nih sedetailnya kami juga akan beri panduan wisata, tempat apa sajakah yang kalian dapat kunjungi sepanjang 4 Hari 3 Malam di Bangkok.

Hari pertama di Bangkok

Bila kalian memperoleh flight pada pagi hari, itu juga akan mempermudah kalian sekedar untuk berjalan-jalan menyusuri. Berjalan-jalan ke Thailand itu sesungguhnya mengasyikkan lho. Mengapa disebutkan mengasyikkan? Karna banyak obyek wisata Thailand itu tidaklah terlalu jauh dari pusat kota.

Mulai dari di Bangkok saja kalian dapat temukan banyak obyek wisata yang bagus. Ini referensi dari kami tentang obyek wisata di Bangkok yang dapat kalian telusuri di hari pertama.

Siam Ocean World
Nah Siam Ocean World ini yaitu obyek wisata bahari yang harus dikunjungi travelers. Siam Ocean World ini adalah akuarium raksasa yang begitu besar. Bila Indonesia miliki Sea World, jadi Thailand miliki tempat ini. Memiliki 30. 000 type ikan, akuarium ini adalah akuarium paling besar di Asia Tenggara.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Sama seperti dengan Sea World Indonesia, kalian bisa lihat kehidupan bawah air. Jika kalian turut dan membawa anak-anak waktu berjalan-jalan ke Thailand, kalian dapat sembari mengedukasi mereka serta mengenalkan satwa bawah laut yang berada di Siam Ocean World ini. Harga ticket masuk ke Siam Ocean World ini cukup murah, sekitaran 490 Baht untuk dewasa atau sekitaran Rp 190. 000.

Madame Tussauds
Obyek wisata di Bangkok yang populer setelah itu yaitu Madame Tussauds. Siapa yg tidak kenal dengan Museum ini travelers? Ini lho museum yang di kenal dengan koleksi-koleksi patung lilinnya. Jika kalian menyukai seorang yang populer, terlebih kalian belom pernah (relatif tidak dapat) untuk berjumpa segera orang itu, Nah di sini tempatnya kalian dapat berfoto dengan patung orang yang kalian sukai.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Lumayan untuk menahan rasa penasaran kalian dengan tokoh-tokoh populer. Yang tentu patung-patung di sini di buat dengan begitu serupa dengan tokoh aslinya. Bila disejajarkan dengan tokoh aslinya, terdapat banyak patung yang betul-betul begitu serupa serta tidak dapat dibedakan dengan tokoh aslinya.

Yuk selekasnya berjalan-jalan ke Thailand.

Jim Thompson House and Museum
Bila yang ini memanglah wisata Thailand yang agak kurang populer di Indonesia. Namanya Jim Thompson House and Museum. Tempat ini dulunya yaitu tempat tinggal seseorang entrepreneur sutra yang hoby mengoleksi barang kesenian dari beragam negara. Tetapi, pada th. 1967 saat sang yang memiliki tempat tinggal menelusuri Cameron High Land di Malaysia ia diberitakan hilang serta tidak kembali pulang.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Sesudah pemiliknya tidak kembali pulang, oleh karena itu tempat tinggal ini di ambil alih oleh pemerintah Thailand. Sesungguhnya kekhasan dari tempat tinggal ini yaitu arsitekturnya yg tidak umum. Kombinasi pada style eropa dengan style ciri khas Thailand begitu kental jadi keunikan dari tempat tinggal ini.

Kalian tidak diijinkan ambil photo didalam Jim Thompson House and Museum. Semuanya barang yang kalian bawa mesti dititipkan ditempat penitipan yang ada dimuka pintu masuknya.

Hari Ke-2 di Thailand

Sesudah berisitirahat dari kesibukan penuh di hari terlebih dulu, Hari ke-2 di Thailand kalian dapat meneruskan berjalan-jalan ke Thailand berkunjung ke tempat yang lebih jauh sekali lagi. Ini yaitu saat yang pas untuk kalian pergi ke Santorini Park yang ada di Hua Hin. Karna kalian mesti memepersiapkan banyaknya waktu serta keadaan badan yang fit.

Mengapa sesuai sama itu?
Karna perjalanan kalian ke Hua Hin cukup menelan saat yang banyak. Sekurang-kurangnya kalian mesti sepanjang hari untuk menelusuri obyek wisata di Hua Hin atau bila tidak mau lelah dalam perjalanan, kalian dapat bermalam satu malam di lokasi Hua Hin.

Apa yang dapat dikerjakan di Hua Hin?
Nah, jika di Hua Hin kalian mesti bertandang ke taman bermain Santorini Park. Seperti yang telah dikisahkan diatas, Santorini Park yaitu taman bermain yang didesain dengan style ciri khas Yunani. Bila kalian ada di sana, kalian juga akan temukan bangunan yang serupa dengan Santorini aslinya. Nuansa putih biru ciri khas Santorini Park, juga akan senantiasa tampak di semuanya bangunan ini. Pokoknya jika kalian hoby beberapa photo, kalian mesti photo di sini. Banyak spot-spot photo bagus serta kalian akan tidak terasa seperti di Thailand.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Bila kita menginginkan menaiki wahana beda, kita cukup membayarnya sebesar 120 Baht atau sekitaran Rp 46. 000.

Sesudah berkunjung ke Santorini Park, kalian mesti bertandang juga ke The Venezia. Tempat ini serupa sekali dengan Venice Italia. Tempat ini bertopik ala eropa. Janganlah sungkan untuk berfoto di beberapa tempat yang ada. Disini juga ada sungai sebagai icon Venezia di Italia sana. Kalian dapat juga menaiki perahunya serta merasa seperti di Italia deh.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Untuk kalian yang suka pada beberapa photo, ini yaitu tempat yang pas untuk ambil gambar. Terlebih jika kalian belum juga sempat ke Venezia segera, nah tempat ini mungkin saja alternative kalian.

Harga ticket masuknya sekitaran 50 Baht serta tidak termasuk juga ticket wahana.

Wat Huay Mongkol Temple
Terkecuali ke taman bermain barusan, di Hua Hin kalian dapat juga berkunjung ke website bersejarah yang bernama Wat Huay Mongkol Temple. Website ini yaitu satu patung raksasa yang berupa seseorang biksu populer di Thailand yang bernama Luang Phor Thuad.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Luang Phor Thuad di kenal jadi biksu yang begitu baik serta bijaksana. Beliau telah di kenal dari 400 th. yang kemarin. Konon tuturnya Luang Phor Thuad juga memiliki mukjizat yang dapat merubah air asin jadi air tawar serta dapat segera untuk diminum.

Jika kalian bertandang ke sini, ada satu cinderamata spesial berupa Luang Phor Thuad. Cinderamata ini diakui jadi jimat oleh orang-orang Thailand karna Luang Phor Thuad diakui jadi agen togel simbol pelindung untuk warga yang memercayainya.

Hari ke-3 di Bangkok

Di hari ke-3 kalian dapat berjalan-jalan ke Thailand lewat cara belanja. Satu diantaranya di MBK center. MBK center yaitu satu mall yang begitu besar yang paling popular di Thailand. Mall ini berisikan 2. 500 toko yang jual semua sesuatunya dari mulai baju, aksesories, toko emas, toko arloji, money changer serta berbagai macam yang lain.

Jalan-jalan ke Thailand Rasa Eropa? Ini Dia Tempatnya!

Memanglah tidak semewah Mall Paragon yang populer, namun janganlah salah mall MBK dapat memberi harga tambah lebih murah loh, karna dapat ditawar! Wow, betul-betul surga berbelanja untuk kalian yang menginginkan membawa oleh-oleh dari Thailand.

Sesudah capek belanja, kalian dapat kembali pada hotel serta beristirahat untuk kepulangan besok.

Dengan keseruan menelusuri Thailand seperti diatas, kalian tidaklah perlu sekali lagi liburan ke eropa dengan cost yang cukup mahal. Kalian tinggal berpose di Santorini Park serta The Venice Hua Hin serta rasakan seperti liburan di eropa. Untuk memperoleh perjalanan menarik ke Thailand seperti artikel diatas, kalian cuma membutuhkan biaya sekitaran 2jtan saja lho travelers.

Mudah ko. Kalian dapat beli paket wisata sesuai sama perjalanan diatas di. Harga nya murah banget, cuma 2jtan kalian telah dapat rasakan sensasi berlibur ke eropa dan belanja murah di MBK.

Hibernasi Di Lviv,Ukraina

Umumnya tiap-tiap buat itinerary sebelumnya melancong saya senantiasa menyisihkan sekian hari lowong di satu kota yang menurut feeling saya kota itu bakalan cozy untuk ditempati lama-lama, hal semacam ini terkecuali untuk hibernasi serta beristirahat juga waktu yang pas untuk menyerap situasi serta kehidupan lokal di kota itu.
Berdasar pada pemikiran itu, saya juga pilih kota Lviv jadi kota beristirahat kami sepanjang perjalanan ke Ukraina musim panas lantas, sesudah sekian hari terlebih dulu lumayan repot dengan mengeksplor sebanyak-banyaknya kota Kiev, lantas lanjut ke Rivne untuk berkunjung ke Tunnel of Love, tiba di Lviv seperti segera merasa dirumah untuk sesaat beristirahat.

Awal pandang saya juga akan Lviv demikian mengasyikkan, tiba dengan bus umum dari terminal yang segera membawa penumpang menuju pusat kota tua Lviv, sesungguhnya jasa Uber di Ukraina begitu dapat dihandalkan, kemana saja kami senantiasa naik Uber juga sich tapi kadang-kadang bolehlah naik bus umum, kebetulah juga bus umum dengan nomor yang kami butuhkan cocok berhenti dimuka muka. Bus lumayan penuh saat kami naiki, sebagian orang tua duduk di kursi yang sudah disiapkan untuk manula seperti mereka, lihat kita naik jadi mereka berdiri serta kita diminta duduk, pastinya kami menampik. Sebagian militer yang juga akan pergi bertugas juga berdiri di samping kami, kalau saya dapat baca fikiran apa yang mereka fikirkan tentunya juga akan begitu menyedihkan ya, saya saksikan dari aura nya bila ia seperti demotivasi, tapi mungkin saja saya dapat salah.
Penumpang yg tidak dapat naik dari pintu depan bus mesti naik dari pintu tengah atau belakang serta si penumpang itu memberi uang kertas untuk membayar ongkosnya, lembaran uang itu berurutan dengan estafet dari satu penumpang ke penumpang yang lain hingga uang itu hingga di tangan supir dimuka, saya suka sekali lihat ritual ini tiap-tiap penumpang beda naik dari pintu belakang, bebrapa sukur bila uangnya cocok, bila uangnya butuh kembalian, dapat di pastikan uang kembalian juga di estafet dari tangan supir ke yang memiliki kembalian tersebut di bus sisi belakang king4d.

Jarak dari terminal bus ke pusat kota tua Lviv sekitaran 30 menit, tentunya tidak merasa karna saat terebut saya pakai untuk people watching, terkecuali estafet uang biaya barusan, saya juga memerhatikan militer wanita yang cantik-cantik, rambut rapi dikepang, make-up lengkap serta kuku yang baru di manicure. 30 menit juga pada akhirnya mengemukakan kami di pemberhentian bus pas dimuka Katedral yang megah, di sanalah kami turun serta menuju apartemen yang sudah saya reservasi terlebih dulu.

Hibernasi Di Lviv,Ukraina

Hibernasi Di Lviv,Ukraina

Waktu itu akhir minggu, Lviv ramai bukanlah main, kebanyakan orang asik bersantai di udara yang cukup hangat mengasyikkan, dari beragam pelosok terdengar musik dengan volume tinggi, nyatanya satu minggu itu Lviv jadi kota tuan-rumah pergelaran musik Jazz, ah no wonder.
Mencari alamat apartemen ini nyatanya lumayan menantang, saya baru sadar bila alamat yang didapatkan begitu simpel tanpa ada nomor, patokannya depan balai kota Lviv demikian kata Olga makelar apartemen di Lviv. Saya mengambil keputusan untuk menghubungi Olga, untung saya beli nomor lokal Ukraina waktu tiba di Kiev, nomor lokal serta data internet di Ukraina murah kebangetan, saya hingga tidak yakin waktu penjual nomor telpon itu mengatakan angkanya.
Olga menjawab telpon masuk dari saya serta ia kirim suaminya untuk menjemput kami berdua, nyatanya apartemennya pas ada dimuka kami berdiri sejak dari barusan.

Apartemennya luas, jendela besar menghadap segera ke bangunan balai kota Lviv, meskipun mesti naik tangga 4 lantai tidak apalah, karna yang perlu tempat apartemen ini begitu strategis. Saya buka jendela besar-besar, beragam nada terdengar begitu kencang, lantas mendadak sepi saat jam 1 siang pas nada tidak teratur itu bertukar dengan nada terompet yang dibunyikan oleh militer yang bertugas dari atas balkoni balai kota. Kurang tahu tentu apa maksudnya, kata Olga tiap-tiap jam sekali hingga jam 6 sore kelak nada terompet selalu bergema, agak merinding sich dengarnya karna tanpa ada kita sadari waktu itu (bahkan juga hingga sekarang ini) Ukraina tengah dalam status perang. Mungkin saja saja bunyi terompet itu untuk mengingat mereka yang gugur di medan perang.

Sesudah selonjoran serta searching tempat makan enak di Yelp serta Trip Advisor, suami saya miliki inspirasi bagaimana bila kita makan malam di Uzbekistan restaurant saja, kebetulan review tentang restoran ini bagus-bagus sekali, sesudah sekian hari teratur memakan kuliner ciri khas Ukraina yang begitu enak-enak itu, rasa-rasanya tak ada kelirunya nikmati kuliner yang lain, toh Ukraina serta Uzbekistan sempat bersaudaraan juga saat dalam naungan bendera Uni Soviet kan serta kita juga seperti rindu dengan kuliner Uzbekistan.
Jarak dari apartemen ke restoran Uzbekistan ini sekitaran 1, 5 km. jalan kaki, sembari jalan kami lihat bagian Lviv yang beda yang terlebih dulu kami saksikan saat tiba, di selama bagian jalan dipenuhi restoran, kafe, brasserie, pub, ah you named it deh, apa pun ada dengan beragam topik yang dihidangkan untuk mengambil hati pelanggannya. Saya sekalipun tidak menganggap Lviv demikian sehidup ini, rasa-rasanya seperti jalan di Paris saja.

Kami keluar dari restoran Uzbekistan dengan hati girang, makanannya super duper enak, pemiliknya yang asli Uzbekistan sangat ramah, ia asli datang dari Samarkand serta datang ke Lviv karna menikah dengan wanita dari Ukraina, lantas mereka pada akhirnya mengambil keputusan untuk buka usaha restoran Uzbekistan yang waktu kami ada di sana semuanya meja ramai dipenuhi tamu. Good business I guess!

Saya berniat tawarkan suami untuk nikmati desserts serta kopi ditempat beda, karena sangat banyak restoran di Lviv kelihatannya sayang ya bila tidak di nikmati beberapa tempat seru yang lain, satu per satu restoran saya cermati serta langkah saya lalu berhenti di satu ruang tempat yang benar-benar romantis, musik yang mengalun mengajak menginginkan berdasa serta lilin-lilin dari chadelier kuno ughhh I cant move on, we have to come inside the courtyard. Sesuai sama namanya Italian Courtyard, restoran ini berdiri diatas bangunan bergaya Italian Renaissance serta adalah mansion punya orang Italia pada eranya, meskipun direferensikan oleh Condé Nast Traveller jadi tempat makan asik di Lviv, rasa tiramisu yang saya pesan nyatanya umum saja, ambiance nya sich ya yang memanglah juara serta itu harga yang dibeli.

Hari makin malam serta Lviv masih tetap ramai terbangun, mungkin saja ramai begini karna pegelaran musik atau memanglah begini setiap waktu, suami saya mengasumsi kalau Ukraina waktu musim dingin dapat begitu mencekam temperaturnya, jadi waktu musim panas seperti saat ini mereka benar-benar memakai dapat ada diluar ruang serta bersenang-senang. Saya juga akur dengan teorinya.

Hari pertama di Lviv buat kami tersenyum karna kota ini memberi surprise yang mengasyikkan, kami tidur lebih awal malam itu karna besok pagi kami juga akan lakukan excursion ke Pegunungan Carpathians yang adalah pegunungan yang melalui negara Czech, Polandia, Slovakia, Hungaria, Ukraina, Romania serta Serbia.

sumber gambar : http://www.totoarena.com/support.php

baca artikel lainnya : http://www.redbottomshoes.in.net/