Mengunjungi Angkor Wat, Siem Reap, Kamboja.

Sempat terpikir untuk liburan ke Kamboja (Cambodia)? Ya, satu diantara negara di ASEAN ini memanglah layak untuk dikunjungi. Terlebih untuk rekans pencinta wisata histori maupun suka pada beberapa hal yang lebih menghadap ke alam. Bukan sekedar buat mereka pencinta wisata histori sesungguhnya, Cambodia juga pas untuk rekans traveler beda yang cuma menginginkan menggunakan saat dengan berjalan-jalan ke luar negeri. Ditulisan kesempatan ini, saya ingin berbagi perjalanan saya ke Cambodia berlibur musim panas yang kemarin. Lebih khusus, saya ingin ulas satu tempat wisata populer di Siem Reap, Angkor Wat.

Akses
Belum juga ada penerbangan segera yang menghubungkan Jakarta dengan Siem Reap sering jadi kendala paling utama rekans traveler saat menginginkan berkunjung ke kota cantik ini. Ya, jikalau kita tetaplah menginginkan bertandang ke Siem Reap, kita mesti siap untuk transit di Singapore, Kuala Lumpur, Bangkok atau Ho Chi Minh City (Saigon) untuk setelah itu meneruskan penerbangan menuju maksud akhir, Siem Reap. Dari kota-kota besar ASEAN tempat transit yang saya katakan barusan, akses yang paling murah serta beberapa pilihan adalah dari Kuala Lumpur. Terkecuali ticket pesawat dari Jakarta menuju Kuala Lumpur yang cukup terjangkau serta beberapa pilihan maskapai juga, harga ticket pesawat dari Kuala Lumpur menuju Siem Reap termasuk paling murah dibanding sebagian tempat transit yang beda. Saat perjalanan paling cepat yang bisa ditempuh lebih kurang 5 jam. 2 jam perjalanan dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, 1 jam transit, serta 2 jam paling akhir saat tempuh dari Kuala Lumpur menuju Siem Reap.

Mengunjungi Angkor Wat, Siem Reap, Kamboja.

Disamping itu, bila rekans lebih pilih bertandang ke Cambodia lewat Bangkok (karna satu serta lain perihal, umpamanya) ada 3 pilihan yang dapat rekans tentukan. Pertama, rekans dapat naik pesawat dengan beragam pilihan maskapai juga. Terkecuali pesawat low biaya carriers sejuta umat seperti Air Asia serta maskapai lokal Thailand yang lain, ada pula legacy (full services) carriers. Bila togel hari ini rekans pergi dengan pesawat low biaya carriers, rekans juga akan berlepas dari Bandara Don Mueang Bangkok. Sesaat, untuk pesawat full services berlepas dari Bandara Suvharna Bumi Bangkok. Ke-2, rekans dapat naik bus antar negara yang menghubungkan ke-2 kota, Bangkok serta Siem Reap. Rute popular yang umum dilewati bus ini adalah Bangkok-Poipet-Siem Reap. Pilhan bus bermacam. Ada bus yang spesial buat tidur (sleeper bus), ada pula bus reguler (tempat duduk umum). Untuk harga, mulai US$15 atau sekitaran Rp. 200. 000, -/sekali jalan. Paling akhir, gabungan kereta serta bus. Jadi catatan, rekans dapat ambillah pilihan ini cuma bila rekans miliki saat cukup banyak. Karna dengan pilihan ke-3, saat tempuh juga akan makin lama meskipun harga sedikit lebih murah. Skemanya adalah, dari Bangkok rekans dapat naik kereta kelas ekonomi (Di bawah standard kereta ekonomi di Jakarta. Silahkan mencari rujukan beda mengenai kereta ekonomi antar kota di Bangkok) menuju Aranyapratet. Saat tempuh lebih kurang 6 jam. Harga ticket kereta untuk sekali jalan tidak lebih dari Rp. 20. 000, -. Dari aranyapratet perjalanan dilanjutkan dengan tuk-tuk menuju Poipet, perbatasan pada Thailand serta Cambodia sepanjang lebih kurang 1/2 jam. Harga sewa tuk-tuk mulai US$5 (Rp. 65. 000, -) untuk sekali jalan. 1 tuk-tuk dapat berisi maksimum 4 orang dewasa. Baru lalu dilanjutkan dengan bus menuju Siem Reap sepanjang lebih kurang 3 jam. Harga ticket bus mulai US$7 (Rp. 90. 000, -). Dari demikian beberapa pilihan bus di Cambodia, Mekong Express adalah pilihan paling baik diliat dari bagian harga serta service. Saya sempat naik 2 bus dengan provider berlainan dari Ho Chi Minh City ke Phnom Penh serta Phnom Penh ke Siem Reap. Menurut saya, Mekong Express tambah nyaman.

Saat tempuh yang paling singkat terang dengan pesawat. Kurang dari 2 jam rekans telah tiba di Siem Reap. Tapi, bila rekans punya niat ambil pilihan 2 atau 3 (jalur darat), kelihatannya pilihan yang ke-2 tambah baik dibanding dengan pilihan ke-3. Saat tempuh yang sedikit lebih cepat (lebih kurang 8 jam) pasti bisa jadikan pertimbangan. Terutama bila rekans memanglah solo traveler, saya lebih merekomendasikan untuk ambil pilihan ke-2 ini.

Umumnya perhentian paling akhir dari tiap-tiap bus berlainan, bergantung provider penyedia jasa transportasi yang kita tentukan. Terdapat beberapa tempat perhentian akhir bus di satu kota serta lumayan gampang dijangkau. Jikalau sedikit susah dijangkau (bergantung persepsi semasing), masih tetap kita masih tetap dapat sewa tuk-tuk. : -) Setahu saya (silahkan dikoreksi bila salah) di Siem Reap serta Phnom Penh belumlah ada satu terminal bus yang terpusat seperti di kita (Kampung Rambutan, dsb) maupun di Kuala Lumpur (TBS) serta dikebanyakan negara yang lain.

Hotel (Penginapan)
Terdapat beberapa pilihan hotel/hostel/guesthouse yang dapat rekans tentukan. Pastinya sesuai dengan biaya semasing. Bila biaya memenuhi, rekans dapat tentukan hotel yang dekat ke website Angkor Wat. Pasti harga lebih mahal. Karna umumnya hotel-hotel yang tempatnya berdekatan dengan tempat wisata ini umumnya hotel-hotel berbintang. Untuk rekans biaya traveller (seperti saya, : -)) dapat tentukan penginapan yang tempatnya tidak demikian dekat dengan komplek Angkor Wat, serta tidak dapat disebut jauh juga sich. Lumayan lahh. Penginapan di sekitaran Pub Street (lokasi populer buat wisatawan, seperti Khao San Road di Thailand) banyak yang murah. Diluar itu, dari Pub Street rekans dapat bertandang ke Art Market yang berada di daerah itu cuma dengan jalan kaki kurang dari 10 menit. Banyak barang menarik yang di jual di sana serta cukup murah. Souvenir ciri khas Cambodia, kaos-kaos unik, kain ciri khas serta makanan, semua ada. Untuk transaksi, rekans dapat memakai mata uang Dollar Amerika atau mata uang lokal Cambodia, Riel. Saat saya ke sana (pertengahan Juni tempo hari) kursnya 1 usd sepadan 4000 Riel. Tapi, mereka tetaplah prefer pembayaran dengan USD di banding mata uangnya sendiri. Tak tahu apa argumennya. Oh iya, di sini uang dolar selecek apa pun tetaplah di terima lho.

Untuk rekans traveler muslim, janganlah cemas. Di Siem Reap masih tetap ada masjid koq. Meskipun tidak sebesar serta semegah yang berada di Phnom Penh. Dari lokasi Pub Street, masjid bisa ditempuh cuma dengan jalan kaki. Tinggal di tanyakan saja ke abang supir tuk-tuk atau pendudukan lokal minta diperlihatkan jalan ke perkampungan muslim. Masyarakat sana ramah-ramah koq, baik yang muslim maupun non muslim. Umumnya orang-orang muslim di sana dapat berbahasa Melayu juga lhoo. Jadi, komunikasi tetaplah dapat jalan lancar (spesial untuk rekans yang kurang percaya diri berbahasa Inggris), : -).

Saat yang pas bertandang ke Angkor Wat!

Mengunjungi Angkor Wat, Siem Reap, Kamboja.

Bila saya bisa bertanya, rekans termasuk juga tipikal traveler yang seperti apa? Petualang sejati? Pencinta alam? Atau traveler pencari spot serta event paling baik untuk lalu diberikan pada rekans semasing?

Tiap-tiap orang tentu mempunyai maksud serta keinginan semasing saat mereka lakukan petualangan/perjalanan. Beberapa hal yang dikerjakan juga bergantung dari selera rekans traveler. Jadi input untuk rekans traveler, banyak wisatawan asing yang berniat datang pagi-pagi sekali ke komplek Angkor Wat cuma untuk berburu matahari terbit. Bila rekans tertarik, tidak ada rugi serta kelirunya bila ini dicoba. Banyak hal yang perlu di perhatikan bila rekans menginginkan bertandang ke Angkor Wat pada pagi buta :
Yakinkan telah sewa kendaraan dari jauh-jauh hari terlebih dulu (booking in advance).
Pilihan kendaraan dapat tuk-tuk, mobil maupun sepeda. Pasti harga sewa sepeda dapat lebih murah di banding moda transportasi yang beda.
Sewa tuk-tuk untuk sepanjang hari mulai 15-20 dolar. Bila ada abang tuk-tuk yang tawarkan harga lebih dari itu, tinggalkan saja. Mencari yang lebih murah. : D
Bila rekans bermalam di hotel premium, umumnya pihak hotel sediakan shuttle yang dapat mengantarkan rekans menuju komplek Angkor Wat pada pagi buta (cost penambahan serta yang lain, kebijakan hotel berkaitan).
Pergi makin pagi makin baik. Pengalaman saya saat pergi ke sana, pergi dari penginapan jam 1/2 5 pagi. Jam 5 kurang telah tiba di pintu masuk lokasi Angkot Wat untuk beli ticket masuk seharga 20 dolar. You know agen togel what ?? Antriannya telah mengular. Jadi, ingin bisa antrian paling depan atau paling belakang? Silahkan sesuai saatnya.

Terdapat banyak type ticket masuk lokasi Angkot Wat yang dapat rekans beli. Harga serta paket ticket masuk bergantung dari lama kunjungan. Ada one day pass, three day pass serta beda sebaginya. Harga yang paling murah 20 dolar untuk oneday pass. Harga itu telah termasuk juga asuransi, cost masuk, serta bebrapa cost yang lain. Tinggal sesuai sama keperluan rekans. Dengan ticket one day pass, rekans bisa sepuasnya berkeliling-keliling komplek Angkot Wat sepanjang hari.

Jarak dari satu candi ke candi yang lain lumayan bisa kuras tenaga bila rekans jalan kaki. Jadi alternatif, rekans dapat minta diantar abang tuk-tuk yang rekans sewa atau nikmatnya sich berkeliling-keliling komplek dengan sepeda. Again, pilihan ada ditangan rekans. Silahkan diambil mana yang lebih sangat mungkin serta mana yang lebih buat nyaman.
Suhu di Cambodia (Phnom Penh serta Siem Reap) termasuk panas. Bahkan juga, menurut saya lebih panas di banding Jakarta. Sebelas duabelas sama Bangkok. Janganlah lupa bawa pelindung kulit agar kulit tidak terbakar. Saat saya ke sana, kebetulan sekali lagi puasa ramadhan. Jadi dapat dipikirkan begitu panas, haus serta penuh tantangan perjalanan saat itu. : D

Makanan
Untuk makanan, tidak jauh berlainan dengan makanan Thai serta Vietnam. Beberapa pilihan makanan yang dapat rekans cobalah. Dari makanan ciri khas Cambodia hingga makanan internasional dapat didapati di sana. Di pasar-pasar tradisonal atau dikawasan penginapan wisatawan asing terdapat beberapa di jual serangga goreng. Memiliki bentuk serupa kecoak (tak tahu itu kecoak atau binatang semacamnya). Beberapa orang yang beli. Terlebih bule. Kemauan awal dari Jakarta ingin nyobain makanan ini, hingga sana hilang selera. Hahaha. Keingetan sama bentuk kecoak di kita. Bila rekans sukai tantangan serta pencinta kuliner ekstrim, makanan yang satu ini pantas dicoba.

Sesudah senang berkeliling-keliling komplek Angkor Wat serta mengeksplor Siem Reap, rekans dapat meneruskan perjalanan ke Phnom Penh (ibu kota negara) maupun kembali pada kampung halaman semasing. Selamat liburan, selamat berpetualang!

Baca Juga : Hibernasi Di Lviv,Ukraina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *